Jakarta - Kabar buruk bagi para pengguna PC di wilayah Asia, termasuk Indonesia. Menurut laporan terbaru yang dirilis perusahaan software keamanan Trend Micro, serangan malware jenis 'Cryptolocker' telah merambah luas ke wilayah Asia setelah sebelumnya meneror para pengguna di Amerika Serikat, Timur Tengah dan Eropa.
Bagi Anda yang belum mengetahui, Cryptolocker adalah jenis malware varian 'ransomware' yang berfungsi untuk melakukan enkripsi pada sistem komputer atau file milik korban.
Dengan kata lain, malware ini dapat digunakan para hacker untuk 'menyendera' sistem komputer atau file penting di dalam database perangkat Anda. Setelah hal itu terjadi, sang hacker umumnya akan meminta tebusan uang untuk membebaskan kembali sistem atau file yang mereka sandera.
Trend Micro menjelaskan, malware Cryptolocker yang terdeteksi mulai menyerang wilayah asia adalah varian lama yang dikenal dengan sebutan Critroni atau Curve-Tor-Bitcoin (CTB) Locker.
Berikut sejumlah data dan fakta terkait malware CTB Locker menurut keterangan resmi yang dipublikasikan Trend Micro


0 komentar:
Posting Komentar